Page Nav

HIDE

Artikel Baru :

latest

Kitab at Tibyan Syekh al Ajurri (Muqoddimah)

  مُقَدِّمَةٌ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ...

 

مُقَدِّمَةٌ

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، صَلَّى اللَّهُ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، أَمَّا بَعْدُ:

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Semoga shalawat dan salam tercurah kepada beliau, kepada keluarga beliau, dan seluruh sahabat beliau. Amma ba‘du.

فَإِنَّ كِتَابَ «أَخْلَاقِ حَمَلَةِ الْقُرْآنِ» لِلْإِمَامِ أَبِي بَكْرٍ مُحَمَّدِ بْنِ الْحُسَيْنِ الْآجُرِّيِّ رَحِمَهُ اللَّهُ الْمُتَوَفَّى عَامَ سِتِّينَ وَثَلَاثِ مِائَةٍ، كِتَابٌ مُبَارَكٌ، عَظِيمُ النَّفْعِ، كَبِيرُ الْفَائِدَةِ فِي بَابِ: آدَابِ حَمَلَةِ كِتَابِ اللَّهِ ﷺ وَأَخْلَاقِهِمْ، مَعْدُودٌ فِي أَوَائِلِ الْمُصَنَّفَاتِ فِي هٰذَا الْبَابِ الْعَظِيمِ، أَمْلَاهُ رَحِمَهُ اللَّهُ فِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ بِمَكَّةَ عَامَ أَرْبَعٍ وَخَمْسِينَ وَثَلَاثِ مِائَةٍ؛ أَيْ: قَبْلَ وَفَاتِهِ بِسِتِّ سَنَوَاتٍ.

Sesungguhnya kitab Akhlaq Hamalatil Qur’an karya Imam Abu Bakr Muhammad bin Al-Husain Al-Ajurri رحمه الله — yang wafat pada tahun 360 H — adalah kitab yang penuh berkah, sangat besar manfaat dan faedahnya dalam pembahasan adab serta akhlak para pengemban Al-Qur’an. Kitab ini termasuk karya-karya awal yang ditulis dalam pembahasan agung ini. Beliau mendiktekan kitab tersebut di Masjidil Haram, Makkah, pada tahun 354 H, yaitu enam tahun sebelum wafat beliau.

وَمِنَ الْمَعْلُومِ أَنَّ الْقُرْآنَ كِتَابُ خُلُقٍ وَأَدَبٍ وَتَرْبِيَةٍ؛ وَلِهٰذَا كَانَ عَلَى أَهْلِ الْقُرْآنِ وَحَمَلَتِهِ أَنْ يَلْزَمُوا أَنْفُسَهُمْ بِآدَابِهِ، وَأَنْ يُجَاهِدُوا أَنْفُسَهُمْ عَلَى التَّحَلِّي بِهَا؛ لِيَكُونُوا بِذٰلِكَ مِنْ أَهْلِ الْقُرْآنِ حَقًّا وَصِدْقًا، وَالْتِزَامًا وَتَأَدُّبًا.

Sudah diketahui bahwa Al-Qur’an adalah kitab akhlak, adab, dan pendidikan. Karena itu, para ahli Al-Qur’an dan para pengembannya wajib menghiasi diri dengan adab-adab Al-Qur’an serta bersungguh-sungguh melatih diri untuk memilikinya, agar mereka benar-benar termasuk ahli Al-Qur’an dengan sebenar-benarnya, baik dalam komitmen maupun adabnya.

وَقَدْ سُئِلَتْ أُمُّ الْمُؤْمِنِينَ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا عَنْ خُلُقِ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ، فَقَالَتْ: «أَلَسْتَ تَقْرَأُ الْقُرْآنَ؟ فَإِنَّ خُلُقَ نَبِيِّ اللَّهِ ﷺ كَانَ الْقُرْآنَ». [أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ فِي صَحِيحِهِ رَقْمَ (٧٤٦)]

Ummul Mukminin ‘Aisyah رضي الله عنها pernah ditanya tentang akhlak Rasulullah ﷺ, lalu beliau menjawab: “Tidakkah engkau membaca Al-Qur’an? Sesungguhnya akhlak Nabi Allah ﷺ adalah Al-Qur’an.” (HR. Muslim no. 746)

وَهٰذَا بَابٌ شَرِيفٌ مِنَ الْعِلْمِ يَنْبَغِي أَنْ تَتَوَافَرَ الْهِمَمُ عَلَى الْعِنَايَةِ بِهِ؛ لِأَنَّ النَّاسَ إِذَا كَانَ حَظُّهُمْ مِنَ الْقُرْآنِ مُجَرَّدَ الْقِرَاءَةِ؛ لَمْ يَظْهَرْ عَلَيْهِمُ الْقُرْآنُ لَا فِي خُلُقٍ وَلَا عَمَلٍ، بَيْنَمَا إِذَا أَخَذَ الْقُرْآنَ مَأْخَذَ التَّعَلُّمِ وَالتَّدَبُّرِ وَالتَّفَقُّهِ وَالْمُجَاهَدَةِ لِلنَّفْسِ عَلَى الْعَمَلِ بِهِ؛ ظَهَرَ عَلَيْهِمْ ذٰلِكَ، وَظَهَرَتْ عَلَيْهِمْ هِدَايَاتُ الْقُرْآنِ.

Ini adalah pembahasan ilmu yang mulia dan sepantasnya mendapatkan perhatian besar. Sebab, apabila bagian seseorang dari Al-Qur’an hanya sekadar membaca, maka pengaruh Al-Qur’an tidak akan tampak pada akhlak maupun amalnya. Namun jika Al-Qur’an dipelajari dengan cara memahami, mentadabburi, mendalami, dan bersungguh-sungguh mengamalkannya, maka pengaruh itu akan tampak pada diri mereka, dan petunjuk-petunjuk Al-Qur’an pun akan terlihat pada kehidupan mereka.

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: ﴿إِنَّ هٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ﴾ [الْإِسْرَاءِ: ٩]

Allah Ta‘ala berfirman: “Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberi petunjuk kepada jalan yang paling lurus.” (QS. Al-Isra’: 9)

فَهٰذِهِ الْهِدَايَاتُ الْمُبَارَكَاتُ إِنَّمَا تَظْهَرُ عَلَى الْعَبْدِ إِذَا عُنِيَ بِالتَّأَدُّبِ بِآدَابِ الْقُرْآنِ، وَالتَّخَلُّقِ بِالْأَخْلَاقِ الْعَظِيمَةِ الَّتِي دَعَا إِلَيْهَا، وَالْعِنَايَةِ بِهِدَايَاتِهِ الْعَظِيمَةِ.

Petunjuk-petunjuk yang penuh berkah ini akan tampak pada diri seorang hamba apabila ia benar-benar memperhatikan adab-adab Al-Qur’an, menghiasi dirinya dengan akhlak mulia yang diajarkan Al-Qur’an, dan memberikan perhatian besar terhadap petunjuk-petunjuk agung yang terkandung di dalamnya.

وَلِذٰلِكَ كَتَبَ الْإِمَامُ الْآجُرِّيُّ رَحِمَهُ اللَّهُ هٰذَا الْكِتَابَ الْعَظِيمَ الْمُبَارَكَ الَّذِي يَنْبَغِي عَلَى حَمَلَةِ الْقُرْآنِ عَلَى وَجْهِ الْخُصُوصِ أَنْ يَقْرَؤُوهُ قِرَاءَةً دَقِيقَةً وَمُتَأَنِّيَةً؛ حَتَّى يُفِيْدُوَ لَهُمْ مَا حَوَاهُ مِنْ خَيْرٍ عَظِيمٍ، وَنَفْعٍ كَبِيرٍ، وَفَوَائِدَ جَلِيلَةٍ.

Karena itulah Imam Al-Ajurri رحمه الله menulis kitab yang agung dan penuh berkah ini, yang sangat layak dibaca secara khusus oleh para pengemban Al-Qur’an dengan pembacaan yang teliti dan penuh perhatian, agar tampak bagi mereka berbagai kebaikan besar, manfaat agung, dan faedah mulia yang terkandung di dalamnya.

وَكَذٰلِكَ مَنْ لَمْ يَكُنْ مِنْ حَمَلَةِ الْقُرْآنِ وَحَفَظَتِهِ إِذَا قَرَأَ هٰذَا الْكِتَابَ أَفَادَهُ كَثِيرًا حَتَّى يَسْلُكَ الْمَسْلَكَ الْقَوِيمَ، وَيَنْهَجَ الْمَنْهَجَ السَّلِيمَ، وَلَرُبَّمَا كَانَ هٰذَا الْكِتَابُ طَرِيقًا لَهُ لِمَزِيدِ عِنَايَةٍ بِكِتَابِ اللَّهِ تَعَالَى عَلَى جَادَّةٍ سَوِيَّةٍ، وَنَهْجٍ قَوِيمٍ.

Demikian pula orang yang belum termasuk pengemban dan penghafal Al-Qur’an, apabila membaca kitab ini maka ia akan mendapatkan banyak manfaat, hingga ia menempuh jalan yang lurus dan mengikuti manhaj yang benar. Bahkan boleh jadi kitab ini menjadi sebab baginya untuk semakin memberikan perhatian kepada Kitab Allah Ta‘ala dengan jalan yang baik dan metode yang lurus.

وَيَنْبَغِي إِشَاعَةُ هٰذِهِ الْآدَابِ وَنَشْرُهَا فِي الْمَقَارِئِ وَدُورِ الْقُرْآنِ وَمَدَارِسِ التَّحْفِيظِ؛ لِيَعُمَّ نَفْعُهَا، وَلِتُسْتَجْلَبَ الْبَرَكَةُ الْمَرْجُوَّةُ، وَالْخَيْرُ الْمَنْشُودُ، وَاللَّهُ الْمُوَفِّقُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ.

Sudah sepantasnya adab-adab ini disebarluaskan dan diajarkan di tempat-tempat pembelajaran Al-Qur’an, rumah-rumah Al-Qur’an, dan sekolah-sekolah tahfiz; agar manfaatnya dirasakan secara luas, keberkahan yang diharapkan dapat diraih, dan kebaikan yang dicita-citakan dapat terwujud. Dan Allah-lah satu-satunya Dzat yang memberi taufik, tidak ada sekutu bagi-Nya.

وَأَسْأَلُ اللَّهَ الْكَرِيمَ أَنْ يَنْفَعَنَا بِمَا حَوَاهُ هٰذَا الْكِتَابُ مِنْ تَوْجِيهَاتٍ عَظِيمَةٍ، وَآدَابٍ رَفِيعَةٍ، وَأَخْلَاقٍ عَالِيَةٍ، وَأَنْ يَجْعَلَ مَا تَعَلَّمْنَاهُ حُجَّةً لَنَا لَا عَلَيْنَا، وَقَدْ يَسَّرَ اللَّهُ التَّعْلِيقَ عَلَيْهِ بِتَعْلِيقَاتٍ يَسِيرَةٍ، أَرْجُو أَنْ يَكُونَ فِيهَا مَعُونَةٌ عَلَى حُسْنِ الِاسْتِفَادَةِ مِنْهُ، وَالِانْتِفَاعِ بِهِ، وَمِنَ اللَّهِ وَحْدَهُ جَلَّ وَعَلَا نَسْتَمِدُّ التَّوْفِيقَ، وَنَسْتَمِدُّ الْعَوْنَ.(١)

(١) وَأَصْلُ هٰذَا الْكِتَابِ دُرُوسٌ أُلْقِيَتْهَا فِي مَسْجِدِ النَّبِيِّ ﷺ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ الْفَضِيلِ لِعَامِ ١٤٣٥هـ، وَقَدِ اجْتَهَدَ بَعْضُ الْفُضَلَاءِ فِي تَفْرِيغِهَا وَتَنْسِيقِهَا، فَقُمْتُ بِمُرَاجَعَتِهَا، وَإِضَافَةِ بَعْضِ الْفَوَائِدِ عَلَيْهَا، وَاللَّهُ أَسْأَلُ أَنْ يَجْزِيَ كُلَّ مَنِ اجْتَهَدَ فِي إِخْرَاجِ هٰذِهِ الْمَادَّةِ وَنَشْرِهَا بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ خَيْرَ الْجَزَاءِ.

Aku memohon kepada Allah Yang Maha Mulia agar memberikan manfaat kepada kita melalui kandungan kitab ini berupa arahan-arahan agung, adab-adab yang luhur, dan akhlak-akhlak yang tinggi. Semoga Allah menjadikan ilmu yang kita pelajari sebagai hujah yang membela kita, bukan yang memberatkan kita. Allah juga telah memudahkan penulisan beberapa catatan ringan atas kitab ini, yang aku harapkan dapat membantu dalam memahami dan mengambil manfaat darinya. Dan hanya kepada Allah semata — Maha Agung dan Maha Tinggi — kita memohon taufik dan pertolongan.(1)

(1) Asal dari kitab ini adalah pelajaran-pelajaran yang pernah saya sampaikan di Masjid Nabawi ﷺ pada bulan Ramadhan yang mulia tahun 1435 H. Sebagian orang-orang utama telah bersungguh-sungguh dalam menyalin dan menyusunnya, lalu saya meninjaunya kembali dan menambahkan beberapa faedah di dalamnya. Dan aku memohon kepada Allah agar memberikan balasan terbaik kepada setiap orang yang telah bersungguh-sungguh dalam menerbitkan dan menyebarkan materi ini di tengah kaum muslimin.

وَأَسْأَلُ اللَّهَ أَنْ يَجْزِيَ خَيْرَ الْجَزَاءِ وَأَوْفَاهُ الْإِخْوَةَ الْفُضَلَاءَ الَّذِينَ اجْتَهَدُوا فِي خِدْمَةِ هٰذَا الْكِتَابِ تَصْحِيحًا وَتَنْقِيحًا، وَالْعَمَلَ عَلَى تَهْيِئَتِهِ لِلطِّبَاعَةِ وَالنَّشْرِ، وَأَنْ يَجْعَلَ ذٰلِكَ فِي مَوَازِينِ حَسَنَاتِهِمْ، إِنَّهُ سَمِيعٌ مُجِيبٌ.

Aku juga memohon kepada Allah agar memberikan balasan terbaik dan paling sempurna kepada saudara-saudara yang mulia yang telah bersungguh-sungguh melayani kitab ini, baik dengan men-tashih, menyunting, maupun menyiapkannya untuk dicetak dan diterbitkan. Semoga Allah menjadikan semua itu sebagai pemberat timbangan kebaikan mereka. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan.

وَصَلَّى اللَّهُ وَسَلَّمَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ.

Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, juga kepada keluarga dan seluruh sahabat beliau.


Tidak ada komentar